diposkan pada : 11-12-2020 18:03:09

Dilihat : 121 kali

Indonesia merupakan negara yang memiliki tatanan sosial yang khas. Kontras masyarakat umum ini terjadi mengingat bagaimana negara Indonesia termasuk pulau-pulau tertentu di mana setiap pulau memiliki budaya yang khas. Bagaimanapun juga, saat ini kebudayaan Indonesia dalam bahaya hilang karena telah dirusak oleh perkembangan zaman. Ada begitu banyak sehingga kemajuan hidup dalam bahaya. Variabel ini berasal dari dalam dan luar. Melalui dokumen ini, pencipta akan mendeskripsikan bagian-bagian yang menjadi penyebab bahaya budaya lingkungan Indonesia. Berikut adalah dua entri yang memeriksa bagian-bagian itu:

Yang utama adalah komponen dari dalam. Menurunnya kedekatan gaya hidup Indonesia dengan rumah tertentu dicapai oleh masyarakatnya sendiri yang mengabaikan gaya hidup khususnya kaum muda. Mereka telah menenangkan diri dari kehidupan di garis depan dan mulai mengabaikan kualitas yang diperoleh pendahulunya. Contoh kasus, bahasa daerah tetangga, kapasitas sosial, adat istiadat dan tradisi Indonesia telah hilang di mata masyarakat pada umumnya. Dalam sekejap mata, kami dapat melihat bahwa tidak ada yang perlu menggunakan jargon yang berdekatan karena mereka malu disebut kampungan. Selain remaja yang tidak bisa lagi memikirkan gaya hidup sedetik, pemerintah juga kurang tanggap dalam menyikapi masalah ini. Tidak ada upaya nyata dari pemerintah untuk mengontrol masyarakat Indonesia.

Yang kedua adalah komponen eksternal. Arus informasi yang cepat masuk ke Indonesia juga berdampak pada kemerosotan budaya Indonesia. Berbagai tatanan sosial terpencil, terutama tatanan sosial Barat, telah datang dan berkembang di Indonesia. Tatanan sosial barat itu bertentangan dengan nilai-nilai Indonesia sebagai bangsa timur. Demikian juga berdampak buruk bagi standar Indonesia sebagai bangsa Timur. Saat ini, kita bisa melihat gaya berpakaian yang tidak sesuai dengan prinsip, kecenderungan kosong dan gaya hidup yang buruk tumbuh di Indonesia.

Dalam pengertian ini, berkurangnya kedekatan budaya Indonesia dengan negara tertentu sebagai hasil akhir dari beberapa variabel. Mereka adalah komponen internal dan eksternal. Untuk menjaga pergerakan budaya Indonesia, kami menjaga budaya khusus kami. Apalagi kami para remaja tidak merasa malu untuk menjamin gaya hidup kami dan juga untuk membendung tatanan sosial Barat yang masuk ke negara kami. Jika kita kehilangan masyarakat kita yang menarik itu berarti kita telah kehilangan karakter nasional kita yang spesifik.